Ayo Lestarikan Batik Lokal, Kapolresta Banyuwangi Pilih Batik Motif Gajah Oling

By Muji Santoso 02 Okt 2020, 21:06:34 WIB Publik
Ayo Lestarikan Batik Lokal, Kapolresta Banyuwangi Pilih Batik Motif Gajah Oling

Keterangan Gambar : Kapolresta Ajak Pakai Batik Lokal


Tribratanews Polresta Banyuwangi | Kemasyuran kain batik Indonesia sudah mendunia. Batik pun tidak saja dikenakan melulu  orang jawa, tetapi batik sudah menjadi simbol nasionalisme. Memperingati Hari Batik Nasional banyak ragam dilakukan sebagai wujud mencintai kebudayaan Indonesia.

 

Apa yang dilakukan Kapolresta Banyuwangi ketika berbicara batik nusantara ? Sosok Kombes.Pol.Arman Asmara Syarifuddin, S.H, S.I.K, M.H mengaku memiliki koleksi batik beragam motif dan warna.

Baca Lainnya :

 

Baju batik yang dipakai pria kelahiran Makasar ini umumnya ia gunakan untuk kegiatan non formal. Tidak jarang ketika dirinya masih di Wadir Reskrimsus Polda Jatim, Baju Batik digunakan untuk ngantor.

 

“Hari Batik Nasional tentu memiliki arti dan pesan penting bagi kita semua. Batik merupakan kekayaan budaya yang tak ternilai harganya. Hanya di Indoseia batik itu terlahirkan,” Kapolresta Banyuwangi Kombes. Pol. Arman Asmara, pada Hari Batik Nasional , Jumat (2/9/2020).

 

“Kain batik tidak saja berbicara seni, ia memiliki filosofi, bahkan nasionalisme. Keindahan kain batik beragam corak dan motif menjadi daya pikat tersendiri,” jelasnya.

 

Menurut Arman,  batik Jawa Timuran tidak kalah bersaing dengan daerah lain di Nusantara. Salah satunya kain batik khas Banyuwangi, Gajah Oling Batik.

 

“Salah satu bentuk mencintai negeri sendiri adalah memakai baju batik. Di Banyuwangi kain batiknya sudah go internasional ya itu kain batik Gajah Oling. Batik motif bumi Blambangan berbeda dengan kain batik jawa lain-nya. Perbedaan itulah yang membuat batik Indonesia kaya pilihan. Batik menjadi simbol nasionalisme dan kita semua wajib melestarikan”, ungkap Arman Asmara.

 

Pada momen Hari Bantik Nasional Kapolresta Banyuwangi memesan khusus dari desainer kondang asal Banyuwang Isyam Samsi. Kain batik baju kemeja lengan pajang dan pendek motif Gajah Oling dipilih.

 

Isyam Samsi dipilih lantaran dikenal sebagai orang yang peduli dengan batik lokal Banyuwangi. Potongan kain batik Gajah Oling yang didesain Samsi telah dipamerkan kelilimg Eropa.

 

“Sudah sepantasnya pelestari kain batik Gajah Oling kita berikan apresiasi bahkan reward. Isyam Samsi salah satunya pelestari batik lokal Banyuwangi yang kebetulan juga desainer. Karya beliau itu, sudah dipajang di pameran benua eropa dengan mengusung batik khas Banyuwangi”, kata Arman Asmara kepada Kabar Rakyat, kepincut karya desainer asal Kecamatan Wongsorejo itu.

 



Isyam pun mengaku senang dirinya mendapat pesanan dari Kapolresta Banyuwangi. Ia juga mengaku sering mendapat pesanan dari pejabat kementerian luar negeri dan Anggota DPR RI.

 

“Kebetulan beliau-beliau juga menyenamgi karya desainer saya. Khususnya batik khas Banyuwangi. Sering kali saya pameran tunggal dengan biaya sendiri sampai ke eropa dan Amerika. Iniasi itu saya lakukan karena cinta kain batik Banyuwangi sebagai kekayaan budaya nasional yang wajib kita lestarikan bersama”, ungkap Isyam Samsi.

 

Setahun terakhir ini fashion jarang dilakukan di Banyuwangi lantaran kurang dukungan pemkab. Untuk menjaga eksistensi batik khas Banyuwangi fashion ia lakukan di luar daerah.

Source : kabarrakyat.id




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment